Workshop OBE Usahid Surakarta: Implementasi dalam Kurikulum dan RPS

Surakarta, 12 Desember 2023 – Universitas Sahid Surakarta menyelenggarakan Workshop OBE Outcome Based Education  dengan tema “Implementasi RPS dan Kurikulum” di Graha Sarjana, Universitas Sahid Surakarta. Workshop ini diikuti oleh dosen Universitas Sahid Surakarta, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam mengimplementasikan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) serta kurikulum yang berbasis OBE.
Pembicara workshop ini adalah Dr. Laili Etika Rahmawati, M.Pd., Kepala Divisi Pengembangan Kurikulum dan Inovasi Pembelajaran, Biro Inovasi Pembelajaran, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Workshop ini menekankan pentingnya penjabaran RPS dalam bentuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sebagai panduan dosen dalam mengajar dengan lebih efektif. OBE merupakan pendekatan pendidikan yang menitikberatkan pada pencapaian pembelajaran dan outcome yang diinginkan. Kurikulum ini memastikan proses pembelajaran inovatif, efektif, dan interaktif, sehingga mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan baru yang relevan secara global.
Workshop ini menjadi wadah bagi dosen Universitas Sahid Surakarta untuk mendapatkan wawasan dan strategi baru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era yang terus berkembang. “Kami berharap acara ini dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pendidikan tinggi di lingkungan kampus” kata Rektor Usahid Surakarta dalam sambutannya, Sri Huning Anwariningsih, S.T., M.Kom. lebih lanjut rektor mengatakan bahwa workshop penyusunan kurikulum dan RPS berbasis OBE sebagai upaya untuk Usahid Surakarta untuk menjembatani agar kurikulum pendidikan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industry (DUDI). OBE menekankan pada hasil pembelajaran yang sehingga diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tuntutan dunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Erwin Kartinawati, M.I.Kom mengatakan bahwa kurikulum OBE dapat menjadi upaya meningkatkan motivasi belajar mahasiswa karena berorientasi pada capaian kemampuan. “Kemampuan mahasiswa tidak lagi hanya diukur pada kehadiran mahasiswa di dalam kelas, UTS, UAS, namun pada bagaimana capaian pembelajaran yang dibebankan pada masing-masing mata kuliah,” kata Erwin.

sydney night

thepubtheatre

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *